New Normal Sulit Diaplikasikan di Sepak Bola

New normal akan selekasnya diaplikasikan pemerintah Indonesia. Satu dasar untuk bikin kehidupan bergeliat kembali lagi ditengah-tengah epidemi virus corona.

Tatanan kehidupan baru itu pasti akan diaplikasikan untuk bagian olahraga. Termasuk juga cabang olahraga (cabang olahraga) sepak bola jika nanti pertandingan kembali lagi diputar.

Namun, new normal rupanya dipandang tidak pas diaplikasikan di sepak bola oleh salah satunya peserta Liga 1 2020, Tira Persikabo. Karena, akan beresiko.


"Menurut saya berita bola new normal  susah diaplikasikan ya. Hal tersebut berlangsung sebab sepak bola ialah olahraga full bodi kontak, serta menyertakan massa (pemirsa dalam jumlah besar)," tutur Direktur Peningkatan Usaha Tira Persikabo, Rhendie Arindra.Oleh karenanya, Tira Persikabo merekomendasikan PSSI untuk tidak meneruskan pertandingan musim ini yang telah vakum semenjak tengah Maret kemarin. Pendapat itu dikatakan waktu rapat virtual pada 27 Mei kemarin.

"Kondisi dan situasi epidemi virus corona ini angkanya masih tinggi. Menurut saya benar-benar beresiko jika kita membuat laga. Seharusnya pertandingan Liga 1 2020 disetop keseluruhan," tambah Rhendie.

Sampai sekarang ini, PSSI sendiri belum ambil keputusan berkaitan lanjutan pertandingan serta baru hanya memuat input dari beberapa faksi. Kecuali club Liga 1 serta Liga 2, pendapat tiba dari Perkumpulan Pelatih Sepakbola Semua Indonesia (APSSI), serta Perkumpulan Pemain sepak bola Karieronal Indonesia (APPI).

Comments

Popular posts from this blog

Pengangkutan Barang

Efisiensi Fiskal sebagai Fondasi Keunggulan Kompetitif Usaha

AC Portable: Solusi Pendinginan untuk Setiap Ruangan